Tulisan ini saya buat tahun 2009. Sekarang sudah 2012. Ada bagian substansi pemikian yang dituangkan pada tulisan ini masih sangat relevan hingga saat ini …
Penduduk terus tumbuh, berarti kebutuhan pangan akan terus meningkat.
Lahan pertanian subur semakin sempit karena dikonversi untuk kepentingan lain atau terdegradasi akibat tercemar atau salah kelola.
Minat tenaga kerja menggeluti pertanian semakin menurun, demikian pula lulusan SMA yang makin tidak tertarik mendalami ilmu-ilmu pertanian.
Lengkapnya bisa dibaca disini
Tentang blakitan
Benyamin Lakitan received a BS at Sriwijaya University (Indonesia) in 1982, MS at University of Kentucky (USA) in 1987, and Ph.D. at Cornell University (USA) in 1989.
In 1991, awarded 'Adithya Tridharma Nugraha' as Indonesian Best Lecturer by Ministry of Education and Culture.
Now, professor at Sriwijaya University and Deputy Minister for Research and Technology, Indonesia.
And his hobby is photography .....
Catatan ini telah ditulis dalam
Article,
Published Opinion dan di-tag dengan
Agriculture,
Agroindustry,
farmer's welfare,
Food Security,
Higher Education,
Indonesia,
innovation,
R&D Institution,
research,
technology,
teknologi hijau,
Traditional. Penunjuk
permalink.
Reblogged this on Sandy Kurniawan.