Benyamin Lakitan

Beranda » 2012 » Maret

Monthly Archives: Maret 2012

Planet Earth 02: Modern and Traditional Architecture in Beijing


Arsitekture bangunan merupakan refleksi kemajuan peradaban dan untuk konteks sekarang juga menjadi cerminan kemajuan teknologi dan perekonomian. Foto-foto ini menunjukkan tingkat kemajuan Cina di masa lalu dan masa kini ….

Temple of Heaven – 天坛

Tiananmen Square – 天安门广场

Great Hall of the People (Parliament Building) – 人民大会堂

The Bird's Egg (The National Centre for the Performing Arts) – 国家大剧院

The Bird's Nest (Beijing National Stadium) – 鸟巢

The Bird's Nest (Beijing National Stadium) – 鸟巢

The Bird's Nest (Beijing National Stadium) – 鸟巢

Iklan

My Opinion 03: Teknologi Berorientasi Domestik


Setiap pagi, di seluruh kota besar di Indonesia, kita dikesalkan oleh jalanan yang macet disesaki oleh kendaraan bermotor. Di Jakarta khususnya, belakangan ini, hampir seluruh jalanan yang ada dikuasai sepeda motor, kecuali jalan tol. Satu keadaan yang membuat banyak orang kesal. Tentu, penyebab utama kekesalan adalah kemacetan yang ditimbulkannya. Kemudian sebagian lagi kesal karena kebisingan dan polusi udara. Tapi, adakah yang kesal melihat kenyataan bahwa semua kendaraan tersebut bukan buatan kita?

Kita wajib kesal. Banyak perguruan tinggi yang menjadi sarang akademisi yang handal. Lembaga penelitian, pengembangan, dan penerapan teknologi disesaki oleh peneliti yang hebat. Banyak kegiatan riset yang dilakukan. Anggaran sudah dikucurkan -walaupun perlu diakui juga tidak terlalu besar jumlahnya- oleh pemerintah. Tapi kontribusinya terhadap pembangunan berbagai sektor masih belum optimal.

Klik disini untuk naskah lengkapnya.

Planet Earth 01: Sand Dune in Qatar


Not much to see here, just sands.
Not much to do here, just appreciating what God has created.
Smooth curves, wavy surfaces.
But beauty is not always on what we see out there, it is what we feel inside …

[since picture can tell more than thousands words, so I let you compose your own words on these pictures]

Sisipan 05: Gurun di Qatar


Bayangkan jika alam Indonesia seperti ini …

Banyak negara yang kaya sumberdaya alam (seperti Indonesia) tetapi negaranya kurang maju dan banyak rakyatnya yang miskin. Ada yang menyebut fenomena ini sebagai ‘resources curse’. Sebetulnya, kutukan tersebut tidak datang dari kekayaan sumberdaya alam, tetapi bersumber dari dalam tempurung kepala mereka yang diamanahi untuk mengelola negara (dan sebagian dari pelaku bisnis serta rakyat juga) … Yang terbuai oleh nikmatnya mengeksploitasi sumberdaya alam!

Semoga kita tidak menunggu alam kita menjadi seperti lansekap di foto ini, baru kita menjadi arif mengelola sumberdaya alam kita …

Penguasaan dan pengembangan teknologi yang tepat tentu akan sangat membantu …

Sisipan 04: Bersama petani Desa Dadahup, Kalimantan Tengah


Bersama petani Desa Dadahup, Kalimantan Tengah

Sebetulnya kita tidak perlu bangga betul dengan pencapaian swasembada pangan, jika petani yang memproduksi pangan tetap miskin …
Apalagi realitanya saat ini kita mengimpor banyak jenis komoditas pangan, termasuk beras dan garam …..


Benyamin Lakitan

… Citra lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) di Indonesia masih belum positif, terutama karena dianggap belum mampu memberikan kontribusi yang nyata dan signifikan terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memajukan peradaban bangsa, sebagaimana yang diamanahkan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945, pasal 31 ayat (5): “Pemerintah memajukan iptek dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk memajukan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”.

Kenyataan ini terkait dengan isu yang sangat fundamental, yakni orientasi riset yang dilakukan di sebagian besar lembaga litbang pemerintah (baik di lingkungan perguruan tinggi maupun pada kementerian atau lembaga pemerintah non-kementerian) belum terfokus pada upaya memberikan kontribusi nyata terhadap upaya memenuhi kebutuhan atau menyediakan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat, pemerintah, atau dunia usaha. Disinyalir, banyak kegiatan riset yang dilakukan masih berupa ‘academic exercise’ dan belum secara sensitif merespon realita yang dihadapi …

Klik disini untuk makalah lengkapnya

Lihat pos aslinya

Paper 01: Establishing National Innovation System in Indonesia


Benyamin Lakitan

Awareness on contribution of science and technology (S&T) on economic development has significantly increased among policy makers in Indonesia as indicated in recently launched Master Plan of Indonesian Economic Development (known as MP3EI), where increasing technology contribution has been acknowledged as one of three main strategies. However, a lot of works have to done in both sides of the coin: technology and economic development …

Reorientation of S&T development has to be a part of the scenario. Research activities should be directed towards fulfilling demands of domestic users, especially manufacturing industries, creative industries, agriculture and marine-based processing industries, and needs of small-scale farmers and fishermen. Mission-driven researches on these areas should be prioritized …

Click here for Full Paper

Lihat pos aslinya

%d blogger menyukai ini: