Benyamin Lakitan

Beranda » Article » Paper 05: Indikator Kinerja Lembaga Riset

Paper 05: Indikator Kinerja Lembaga Riset


… Citra lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) di Indonesia masih belum positif, terutama karena dianggap belum mampu memberikan kontribusi yang nyata dan signifikan terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memajukan peradaban bangsa, sebagaimana yang diamanahkan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945, pasal 31 ayat (5): “Pemerintah memajukan iptek dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk memajukan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”.

Kenyataan ini terkait dengan isu yang sangat fundamental, yakni orientasi riset yang dilakukan di sebagian besar lembaga litbang pemerintah (baik di lingkungan perguruan tinggi maupun pada kementerian atau lembaga pemerintah non-kementerian) belum terfokus pada upaya memberikan kontribusi nyata terhadap upaya memenuhi kebutuhan atau menyediakan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat, pemerintah, atau dunia usaha. Disinyalir, banyak kegiatan riset yang dilakukan masih berupa ‘academic exercise’ dan belum secara sensitif merespon realita yang dihadapi …

Klik disini untuk makalah lengkapnya

Iklan

5 Komentar

  1. Saya sangat senang ide dari Prof Benyamin L
    Saya hanya hanya bermimpi bagaimana lembaga penelitian atau berguruan tinggi mampu menciptakan inovasi “From laboratories to market”. Bonke (2000) menyarankan perlunya ada Techno-Park yang bisa memasarkan penelitian dari suatu lembaga riset.
    “Ketika seorang peneliti membuka pintu kantor Techno-Park dan menunjukkan hasil inovasinya, maka dia memiliki pasar 50 % . Namun jika tidak ada techno park, yang dia hadapi hanyalah salju setinggi kaki.” (Nieminen, CEO of Nokia Mobira, 1984)

    • blakitan berkata:

      Trims Prof Nuhfil sudah berkenan mampir. Technopark bisa menjadi media yang efektif untuk mendekatkan lembaga riset dengan industri, memudahkan peneliti untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan pelaku dunia usaha. Tentunya dengan harapan peneliti menjadi mengerti/memahami kebutuhan atau persoalan yang dihadapi pelaku industri sehingga melakukan riset dan pengembangan teknologi yang relevan dengan realita kebutuhan tersebut (demand-driven).

      • carolina berkata:

        ….. juga kinerja penelitian yang didedikasikan untuk penanggulangan kemiskinan. ini sebetulnya “karya nyata” peneliti yang diperlukan bangsa. tidak sedikit peneliti yang menyetel diri hanya demi academic exercise untuk kepuasan dirinya sendiri. menjadikan dunia peneliti dan penelitian sangat berjarak dengan masyarakat.

      • blakitan berkata:

        @Carolina: saya setuju banget …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: