Benyamin Lakitan

Beranda » 2012 » Juli

Monthly Archives: Juli 2012

My Opinion 27: Riset dan Pangan


Sayang, terdapat jurang lebar antara preferensi pengembang teknologi dan penggunanya dilapangan. Banyak pengembagan teknologi merasa punya prestise lebih kalau menggeluti teknologi mutakhir meski diimpor dari negara yang punya kondisi agroklimat berbeda. Akhirnya saat digunakan, teknologi berbiaya tinggi itu cuma teronggok jadi tontonan. Lebih parah lagi sebagian periset dan akademisi lebih sibuk meriset sesuai keinginan sendiri, bukan berangkat dari persoalan riil di lapangan. Akibatnya banyak riset hannya berujung pada laporan yang fungsinya sekedar pertanggungjawaban keuangan. Jika budaya periset dan akademisi seperti itu, mana mungkin teknologi berkontribusi positif pada pencapaian ketahanan pangan?

Naskah lengkap bisa dilihat disini

Indonesia 25: Tanjung Tinggi Beach, Belitung


What are crossing your mind when somebody mentions about beaches in Belitung Island? For me, they are huge boulders, white sand, clear water, and fresh seafoods …

This photos were captured with IR sensor, at Tanjung Tinggi beach, a place where a popular film of ‘Laskar Pelangi’ was shot.




Indonesia 24: Masjid Jami Banjarmasin


Jami’ Mosque Sungai Jingah, Banjarmasin is recognized as an historic building and may be the oldest mosque in this area. Architecture of this mosque is a mix between traditional Banjar and colonial European building. At its original site at Martapura river bank, this mosque was built in 1777 with full wood/timber materials including its roof, dominantly ebony wood. In 1934, the mosque was rebuilt at its current location using materials from the original mosque.





My Opinion 26: Persoalan Pangan Tidak Pernah Tuntas


Persoalan pangan selalu menghantui kita. Seolah telah ditakdirkan sebagai persoalan abadi yang selamanya akan dihadapi bangsa ini. Padahal, negara ini mempunyai lahan yang sangat luas dan lautan yang membentang menyimpan berbagai sumber bahan pangan, tetapi mengapa garampun masih perlu mengimpor? Mengapa kebutuhan semua bahan pangan pokok masih belum mampu dipenuhi dari produksi sendiri, kecuali mungkin beras?

Pemerintah kelihatannya telah melakukan banyak upaya untuk menuntaskan persoalan ini. Cukup signifikan juga dana yang sudah dialokasikan dari tahun ke tahun untuk mengatasi permasalah pangan, baik yang langsung disalurkan melalui departemen teknis yang menanganinya, maupun melalui kementerian/lembaga lain yang mendukung pembangunan pangan nasional.

Memang ada beberapa kemajuan yang telah dilaporkan, terutama terkait dengan peningkatan kemampuan memproduksi beras. Akan tetapi persoalan pangan tak dapat direduksi hanya menjadi persoalan beras. Gandum nyaris 100 persen masih impor dan komoditas pangan pokok lainnya juga masih bergantung pada impor.

Persoalan pangan merupakan persoalan nyata dan serius. Namun pernahkah terpikir bahwa mungkin ada persoalan fundamental yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam memformulasikan kebijakan, mengatur strategi, menetapkan program, dan mengeksekusi kegiatan yang terkait dengan pembangunan pangan nasional?

Lengkapnya bisa dibaca disini

Indonesia 23: Sabilal Muhtadin Mosque in Banjarmasin


Sabilal Muhtadin Mosque was built in 1981 on 10 hectares land in Banjarmasin, facing to Martapura River. This mosque was dedicated to the great ulema Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (1710 — 1812 M) who dedicated his life for Islam during era of Banjar Kingdom.

Main building of this mosque occupies a total area of 5,250 square meters, can accommodate about 15 thousand prayers. It has a main 45-meter height minaret and 4 smaller 21-meter height minarets at each corners of the main building. Diameter of its main dome is 38 meters, covered with aluminum sheets.






Indonesia 22: View from Langkisau Hill


Langkisau hill is only about 250 meter above sea level, however it protrudes directly to the Indian Ocean, making this hill an excellent spot to view the coastal area of Pesisir Selatan Regency, including so many small islands nearby and the city of Painan. It has 270 degree view to the ocean, north-west-south view. Langkisau hill is one of recommended spot for paragliding. It has a permanent take-off stip toward Salido beach as the targeted landing area.



Indonesia 21: Cubadak Island – West Sumatera


Cubadak island is located in Pesisir Selatan Regency, West Sumatera. Total area of the island is about 705 hectare, surrounded by clear blue water. It is a good spot for snorkling. Another nice island to visit, besides Sikuai Island.






%d blogger menyukai ini: