Benyamin Lakitan

Beranda » Article » My Opinion 27: Riset dan Pangan

My Opinion 27: Riset dan Pangan


Sayang, terdapat jurang lebar antara preferensi pengembang teknologi dan penggunanya dilapangan. Banyak pengembagan teknologi merasa punya prestise lebih kalau menggeluti teknologi mutakhir meski diimpor dari negara yang punya kondisi agroklimat berbeda. Akhirnya saat digunakan, teknologi berbiaya tinggi itu cuma teronggok jadi tontonan. Lebih parah lagi sebagian periset dan akademisi lebih sibuk meriset sesuai keinginan sendiri, bukan berangkat dari persoalan riil di lapangan. Akibatnya banyak riset hannya berujung pada laporan yang fungsinya sekedar pertanggungjawaban keuangan. Jika budaya periset dan akademisi seperti itu, mana mungkin teknologi berkontribusi positif pada pencapaian ketahanan pangan?

Naskah lengkap bisa dilihat disini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: