Benyamin Lakitan

Beranda » 2013 » November

Monthly Archives: November 2013

Planet Earth 52: Monument of the Fallen Danish at International Wars


Monumen ini dibangun untuk mengenang para prajurit Denmark yang meninggal dalam menjalankan tugas yang berkaitan dengan perang di luar wilayah Denmark sejak 1948. Monumen ini diresmikan pada bulan September 2011 dalam upacara yang dihadiri oleh ratu, pangeran, panglima militer Denmark, dan pejabat sipil dan militer lainnya. Upacara peresmian ini berlangsung ditengah guyuran hujan …

Monumen ini terletak di dalam kawasan benteng Kastellet, di sebelah utara dekat Princess’ Bastion.

Berdasarkan daftar tempat meninggalnya, ternyata ada juga prajurit Denmark yang wafat di Indonesia …

En tid, et sted, et menneske (an age, a place, a human)

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Sisipan 20: The Dolphins Plus of IDEAS 4.0 (graphic pen version)


????????
Boston 2013 L-2-R: Mila, Otto, Ben, Nia, Sita

SONY DSC
Boston 2013 L-2-R: Gusde-Basuri-Agung-Helmi

SONY DSC
Bali 2013 L-2-R: Sita-Edi-Helmi-Helmi’s Daughter-Della-Dede-Nia-Ari-Kiz-Ben

SONY DSC
Wakatobi 2013 L-2-R: Kemal-Della-Hugua-Nia-Ben-Kiz

SONY DSC
Belitong 2013 L-2-R: Kiz-Hugua-Della-Otto-Meity-Kemal-Fajar-Ben

SONY DSC
Boston 2013 L-2-R: Hugua-Fajar

Planet Earth 51: St. Alban’s Church in Copenhagen


Gereja St. Alban ini juga dikenal sebagai Gereja Inggris oleh masyarakat lokal, karena memang dibangun oleh komunitas orang Inggris di Copenhagen. Dibangun mulai tahun 1885 dan selasai tahun 1887, menggunakan material selain dari lokal Copenhagen, juga didatangkan langsung dari Inggris. Gereja ini didesain oleh Arthur Blomfield yang berpengalaman merancang beberapa gereja lain di Eropah dengan gaya Gothic Revival. Arthur Blomfield mendapat penghargaan dari the Royal Institute of British Architects berupa Royal Gold Medal pada tahun 1891. Lokasi gereja ini berdampingan dengan benteng Kastellet di utara Copenhagen.

Pada menara gereja ini ditempatkan 15 lonceng tabung (tubular bell), karena tidak cukup kuat jika dibebani dengan lonceng biasa. Delapan dari 15 lonceng tabung ini merupakan sumbangan dari Prince of Wales yang diberikan saat pembangunan gereja ini dan pada tahun 2013 ditambah lagi 7 lonceng oleh Pangeran Charles. Sekarang lonceng-lonceng ini tidak perlu lagi dibunyikan secara manual karena sudah bisa dimainkan secara otomatis dengan bantuan perangkat komputer.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Planet Earth 50: Kastellet – Pentagonal Fortress in Copenhagen


Kastellet adalah sebuah benteng pertahanan yang dibangun berbentuk bintang lima (pentagram). Benteng ini merupakan salah satu di Eropah yang sampai saat ini masih terpelihara dengan baik. Di dalam benteng ini terdapat beberapa bangunan termasuk kincir angin, penjara, gudang penyimpanan mesiu, gereja, gudang logistik, rumah tinggal komamdan, monumen korban perang, dan lain-lain.

Raja Christian IV mengambil inisiatif membangun kastellet ini pada tahun 1626. Ada dua pintu gerbang, yakni pintu gerbang utara menhadap ke laut sedangan gerbang selatan yang menghadap ke kota.

Sampai sekarang, Kastellet ini masih berfungsi untuk kepentingan militer, tetapi uniknya juga sekarang menjadi obyek wisata dan taman yang terbuka bagi publik. Di depan gerbang masuk, dipasang pemberitahuan bahwa ada bagian kastellet yang terbuka untuk umum dan diperbolehkan untuk mengambil foto, tetapi juga diingatkan kepada pengunjung bahwa kastellet ini masih berfungsi sebagai lokasi kegiatan militer, sehingga tidak semua tempat atau bangunan dalam kastellet ini terbuka untuk publik. Lokasi ini sekarang merupakan tempat masyarakat olahraga jalan maupun lari atau sekedar duduk-duduk santai sambil memandangi laut atau mengamati satwa kecil seperti burung dan tupai.

Atraksi tambahan yang menarik adalah prosesi penggantian regu penjaga benteng ini, dilaksanakan pada jam 12.00 tengah hari.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Planet Earth 49: Strøget in Copenhagen


Strøget merupakan kawasan perbelanjaan di tengah kota Copenhagen. Uniknya kawasan ini sepenuhnya merupakan kawasan bebas kendaraan bermotor (car free zone). Kawasannya berada di antara Lapangan Balai Kota (Rådhuspladsen) Copenhagen di sebelah barat dan Lapangan Raja yang baru (Kongens Nytorv) di sebelah timur. Menempati kawasan seluar sekitar 10 hektar.

Di kawasan Strøget ini terdapat beberapa toko yang terkenal menjual produk terkenal dan mahal, seperti Illums Bolighus, Magasin du Nord, tetapi juga terdapat toko suvenir dan restoran cepat saji. Pada musim panas, ditaksir sekitar 250.000 orang mengunjungi tempat ini dan pada musim dingin pun masih sekitar 120.000 orang hilir-mudik di lokasi ini.

Strøget sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor dimulai tahun 1962. Sebelumnya, pada tahun 1950-an dimulai dengan menutup sebagian kawasan ini pada hari-hari libur (car free day). Ide membuat kawasan ini bebas kendaraan bermotor semula merupakan kebijakan yang kontroversial dan diramalkan oleh sebagian pihak tidak akan berhasil dan sebagian pedagang khawatir para pembeli tidak akan datang berbelanja, tetapi ternyata pembeli tetap datang dan malah bertambah ramai. Kawasan ini semakin hidup. Semula hanya mencakup kawasan tidak lebih dari 1,5 hektar, tapi kemudian melebar menjadi sekitar 10 hektar.

Seorang arsitek dan perencana perkotaan Denmark yang dianggap berjasa dalam pengembangan Strøget adalah
Jan Gehl.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Planet Earth 48: Marmorkirken i Kobenhavn


Marmorkirken berarti gereja marmer, demikian gereja ini populer dikenal. Nama formal gereja ini adalah Gereja Frederik, merupakan gereja Evangelical Lutheran di Copenhagen, Denmark. Lokasinya berdampingan dengan atau merupakan bagian dari kompleks istana Amalienborg.

Gereja ini dirancang oleh arsitek Nicolai Eigtved pada tahun 1740. Gereja ini diklaim mempunyai kubah terbesar di kawasan negara-negara Skandinavia, yakni memiliki diameter 31 meter, tetapi ada 3 gereja lain dengan kubah lebih besar di Benua Eropah. Kubah ini ditopang oleh 12 pilar. Disain gereja ini mungkin terinspirasi dari St. Peter’s Basilica di Vatican, Roma.

Peletakan batu pertama dilakukan pendirian gereja ini dilakukan oleh Raja Frederik V pada tahun 1749, tetapi proses pembangunannya berjalan lambat karena terkendala dana. Malah pada tahun 1770 dibiarkan terbengkalai tidak selesai selama hampir 150 tahun dan pada tahun 1874 bangunan terbengkalai ini oleh pemerintah Denmark dijual kepada Carl Frederik Tietgen , dengan catatan untuk dilanjutkan penyelesaian pembangunannya sesuai dengan desain awal dan setelah itu diserahkan ke pemerintah. Sebagai kompensasinya, Carl Frederik Tietgen diberi hak atas lahan disekitarnya untuk dikembangkan. Transaksi ini menjadi kontrovesi pada saat itu dan menyebabkan menteri keuangan pada waktu itu dituduh korupsi, walaupun kemudian pengadilan memutuskan yang bersangkutan tidak bersalah.

Untuk penyelesaian gereja ini, desainnya diperbaharui oleh Ferdinand Meldahl sebagaimana bentuk yang dapat dilihat saat ini. Karena terkendala biaya, gereja yang semua direncanakan untuk seluruhnya menggunakan marmer, kemudian sebagian diganti dengan batu kapur (limestone).

Gereja ini mulai dibuka untuk publik pada tanggal 19 Agustus 1894.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Course Material 06 : S3 Pertanian UNSRI – Heavy Metals Induced Stress in Plants


Heavy Metals (HMs) dalam konteks ekofisiologi tumbuhan diasosiasikan dengan unsur-unsur yang mungkin esensial (Cu, Mn, Zn, dan Ni) atau bukan esensial (Cd, Pb, Hg, Se, Al, As) bagi tumbuhan yang dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan gangguan metabolisme atau keracunan bagi tumbuhan. Unsur-unsur ini dapat tergolong sebagai metal tetapi juga dapat merupakan ‘metalloid’ (unsur-unsur non-metal tetapi mempunyai sifat-sifat tertentu yang menyerupai sifat metal), misalnya boron (B), silikon (Si), Arsen (As), dan Tellurium (Te).

Bahan kuliah ini mencakup penjelasan tentang karakteristik HMs; mengapa HMs menjadi perhatian banyak pihak; aspek ekologi HMs; fitoremediasi untuk mengurangi kandungan HMs dalam tanah menggunakan tumbuhan ‘hyperaccumulator’ dan mycorrhiza; mekanisme gangguan HMs terhadap metabolisme tumbuhan; proses serapan, translokasi, dan akumulasi HMs dalam organ tanaman; mekanisme ‘detoxification’ HMs; dan aspek agronomi HMs.

Content Metal Stress 1

Content Metal Stress 2

Secara lengkap slide bahan kuliah untuk topik ‘Heavy-metals-induces Stress in Plants’ dapat dilihat dan diunduh disini

%d blogger menyukai ini: