Benyamin Lakitan

Beranda » Photography » Culture » Planet Earth 72: Rural Scotland

Planet Earth 72: Rural Scotland


Sesungguhnya tinggal di perdesaan tidaklah terlalu buruk, bahkan bisa sangat menyenangkan, terutama jika lansekapnya indah, masyarakatnya ramah bersahabat, akses baik untuk transportasi dan komunikasi lancar, tersedia layanan kesehatan dan sekolah untuk anak-anak, terjangkau jaringan listrik, air sungainya masih jernih dan bebas cemaran sehingga layak minum, udaranya sudah pasti lebih segara dan bebas polusi, serta ada sumber pendapatan yang memadai dari sektor pertanian (termasuk peternakan atau perikanan) atau sektor pariwisata alam.

Seperti mimpi? Memang di negara-negara berkembang kondisi tersebut masih menjadi impian. Oleh sebab itu, banyak penduduk desa yang berurbanisasi ke kota-kota besar. Akibatnya, antara lain, kota seperti Jakarta menjadi penuh sesak. Mungkin kalau pembangunan perdesaan lebih diperhatikan dan diprioritaskan, maka persoalan urbanisasi akan selesai dengan sendirinya, sehingga tidak perlu ada razia pendatang ke kota setiap habis libur lebaran atau akhir tahun.

Masyarakat kota juga banyak yang rindu suasanya perdesaan, tapi tidak mungkin tinggal lama-lama di desa, karena tidak banyak yang bisa dikerjakan di desa karena sarana-prasarana ekonomi dan sosial yang terbatas. Mungkin suatu saat –siapa tahu- perdesaan di Indonesia akan sama seperti di Scotland …

????????
Jalannya bagus, busnya bagus …

SONY DSC
Beberapa kota kecil terjangkau jaringan kereta api …

SONY DSC
Rumah-rumah tidak besar tapi sangat layak huni …

SONY DSC
Koperasi pangan masuk ke desa-desa …

SONY DSC
Sekolah untuk anak tak jauh beda dengan sekolah di kota …

SONY DSC
Alamnya masih terpelihara dan indah …

SONY DSC
Walau tak mewah, tapi ada restoran untuk bersosialisasi …

????????
Hidup sederhana kayaknya lebih mudah bahagia …

SONY DSC
Jika suasana perdesaan lebih menarik, maka tidak heran jika raja dan orang kaya bikin kastil di kawasan perdesaan …

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: