Benyamin Lakitan

Beranda » Article » Publikasi 08: Kapasitas Absorpsi Masyarakat Lokal dan Upaya Difusi Teknologi Perikanan di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Publikasi 08: Kapasitas Absorpsi Masyarakat Lokal dan Upaya Difusi Teknologi Perikanan di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat


Kepulauan Raja Ampat, Indonesia merupakan kawasan laut yang memiliki keragaman biologi dan potensi perikanan yang tinggi, sehingga menjadi sasaran untuk kegiatan konservasi ekosistem laut dan sekaligus juga menjadi sumberdaya perikanan dan kelautan yang penting bagi Indonesia, khususnya masyarakat Papua Barat. Harmonisasi kepentingan ekologi dan ekonomi, dibarengi dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal setempat, merupakan kunci keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan wilayah ini.

Kajian ini dirancang untuk memahami tentang teknologi yang tepat untuk diintroduksikan dan ekosistem inovasi yang perlu diwujudkan agar pembangunan berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat lokal dapat diformulasikan dengan baik, sebagai dasar untuk regulasi dan/atau kebijakan publik yang akan direkomendasikan.

Hasil kajian ini mengindikasikan bahwa kapasitas absorpsi masyarakat lokal perlu ditingkatkan sebagai prakondisi yang perlu diwujudkan sebelum teknologi diintroduksikan. Paralel dengan upaya ini, teknologi tersedia juga perlu diadaptasi agar lebih terjangkau secara teknis dan finansial oleh masyarakat lokal, sehingga kesepadanan baru antara teknologi yang diintroduksi dan kapasitas absorpsi lebih cepat tercapai dan absorpsi teknologi dapat terjadi lebih awal. Adaptasi teknologi perlu menggunakan teknologi tradisional yang saat ini digunakan sebagai referensi. Walaupun pada tahap inisiasinya dibutuhkan intervensi pemerintah, namun selanjutnya diharapkan proses paralel antara peningkatan kapasitas masyarakat dan adaptasi teknologi dapat berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan sebagai dampak positif sifat mutualistik dari kedua upaya ini. Regulasi dan kebijakan publik dibutuhkan untuk mengawal agar intervensi pemerintah tersebut dapat diformulasikan secara tepat dan diimplementasikan secara konsisten.

partisipasi 4 pihak

Kesepadanan Teknologi - Kapasitas Absorpsi

Artikel lengkapnya bisa dibaca dan diunduh disini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: