Benyamin Lakitan

Beranda » Article » Course Material 09 : S3 Pertanian Unsri – Publikasi pada Jurnal Internasional

Course Material 09 : S3 Pertanian Unsri – Publikasi pada Jurnal Internasional


Paling tidak ada 3 alasan utama tentang pentingnya mempublikasikan tulisan hasil penelitian ataupun ulasan pada jurnal internasional, yakni: [1] Mayoritas jurnal internasional saat ini telah memiliki versi on-line selain edisi cetak sehingga dapat diakses oleh peneliti/akademisi dari seluruh penjuru dunia; [2] Meningkatkan reputasi akademik peneliti/dosen jika mampu mempublikasikan hasil penelitiannya pada peer-reviewed journal tingkat internasional; dan [3] Memenuhi persyaratan formal untuk memperoleh gelar akademik atau promosi jabatan fungsional akademik atau peneliti.

Namun demikian, untuk dapat mempublikasikan tulisan pada jurnal internasional perlu upaya penyiapan manuskrip yang serius karena setiap tulisan tersebut akan dicermati dan dinilai kelayakannya untuk dipublikasikan oleh pakar di bidangnya masing-masing, termasuk penyiapan tabel dan gambar yang informatif dengan tampilan yang jelas dan jika mungkin juga indah.

Pollen

Skema BL

Selain itu, akan butuh waktu relatif lama sebelum tulisan disetujui (accepted) untuk dipublikasikan. Oleh sebab itu, dianjurkan sebelum manuskrip dikirim ke jurnal internasional perlu terlebih dahulu dilakukan internal review, yakni diskusi yang dilakukan bersama rekan sejawat untuk penyempurnaan manuskrip.

Proses percermatan/penilaian yang dilakukan oleh pengelola jurnal internasional dapat dalam format blind review, dimana penilai tidak mengetahui siapa penulis artikel yang dinilai dan sebaliknya penulis tidak tahu siapa yang menilai tulisannya; atau secara open review, dimana baik penilai maupun penulis mengetahui siapa yang menilai dan siapa yang menulis artikelnya. Tentu masing-masing cara ini punya keunggulan dan kelemahannya.

Sesungguhnya setelah artikel dipublikasikan juga akan mungkin terjadi post-publication review, yang walaupun tidak terstruktur dan terjadi atas dasar minat atau ketertarikan semata, tetapi proses ini tetap penting maknanya. Biasanya disampaikan dalam bentuk kritik dan komentar yang disampaikan oleh pembaca artikel.

alur peer review

Perkembangan media on-line yang sangat pesat telah memberikan dampak kurang positif bagi jurnal ilmiah, yakni dengan munculnya ‘predatory journal’, yang sepertinya ilmiah tetapi sesungguhnya hanya menjadi cara untuk mencari uang bagi pihak-pihak tertentu, dengan cara mengenakan biaya yang mahal bagi para penulis yang ingin tulisannya diterbitkan pada jurnal kualitas rendah ini. Jurnal ilmiah internasional yang baik tercermin selain dari citation index juga dari partisipasi penulisnya yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Distribusi Authors

Tumbuh suburnya jurnal internasional on-line ini juga telah membuka peluang jasa baru, yakni journal indexing. Jasa indexing ini untuk memudahkan bagi peneliti/akademisi untuk mencari publikasi di bidang masing-masing atau malah lebih spesifik lagi, misalnya berkaitan dengan isu/topik penelitian tertentu. Ada beberapa situs untuk indexing ini yang telah dikenal dan punya reputasi ilmiah yang baik, misalnya Thompson Reuters, Scopus, Google Scholar, EBSCO, dan lain-lain.

Slide yang lengkap untuk bahan kuliah ini bisa dilihat dan diunduh disini

Iklan

1 Komentar

  1. TRI PUTRO PRABOWO berkata:

    Reblogged this on TRI PUTRO PRABOWO.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: