Benyamin Lakitan

Beranda » Photography » Architecture » Indonesia 90: Rumah Adat Sumba

Indonesia 90: Rumah Adat Sumba


Kelihatannya ada perbedaan bentuk atap rumah tradisional di Pulau Sumba antara Sumba Timur dan Sumba Barat Daya. Rumah tradisional Sumba Timur dicirikan oleh atap bagian tengah rumah yang menjulang tinggi; sedangkan rumah tradional Sumba Barat Daya mempunyai atap yang agak tinggi tetapi tidak mempunyai bagian tengah atap yang menjulang tinggi. Rumah tradisional Sumba Tengah lebih mirip dengan Sumba Timur dan juga memiliki bagian tengah yang menjulang tinggi.

Pada awalnya semua rumah tradisional di Pulau Sumba menggunakan rumput alang-alang sebagai bahan pembuatan atap. Karena pengerjaan pembuatan atap dari rumput ini lebih rumit dan memakan waktu yang lama, serta perlu lebih sering diperbaiki karena rumput cepat lapuk, maka pada saat ini rumah-rumah yang dibangun belakangan ini lebih banyak yang menggunakan atap dari bahan seng. Saat ini, pengunjung masih bisa melihat kedua bahan ini sebagai atap rumah (dari anyaman rumput maupun penggunaan lembaran seng).

Banyak yang bilang bahwa rumah tradisional Sumba mempunyai tiga lantai. Lantai 1 untuk tempat hewan ternak, lantai tanah dibawah bagian utama bangunan rumah. Lantai 2 untuk tempat tinggal penghuni rumah. Lantai 3 di atas flapon langsung di bawah atap adalah tempat menyimpan bahan pangan. Pada bagian depan rumah, di bawah atap, ditambah Lantai 1,5 untuk tempat bersantai, sekaligus untuk memudahkan penghuni masuk ke dalam bagian utama rumah, karena rumah adat sumba walaupun merupakan rumah panggung tetapi tidak memiliki tangga.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Iklan

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: