Benyamin Lakitan

Beranda » Photography » Culture » Indonesia 99: Kesenian Lengger – Jember

Indonesia 99: Kesenian Lengger – Jember


Kesenian Lengger merupakan kesenian asli masyarakat Jember. Masyarakat Jember sendiri merupakan campuran antara etnis Jawa dan Madura. Masyarakat campuran ini di Jember dikenal sebagai masyarakat Pendalungan. Kesenian ini diasosiasikan dengan budaya masyarakat perkebunan, karena kesenian Lengger muncul dalam komunitas ini dan ditampilkan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil perkebunan yang memuaskan.

Sayangnya kesenian ini kurang diminati oleh generasi muda, karena pelaku kesenian ini umumnya sudah lanjut usia. Mungkin minimnya minat ini terkait dengan jarangnya kesenian ini diminta untuk tampil dalam berbagai acara di daerah ini. Saat ini, Universitas Jember tengah mendorong agar kesenian ini tidak punah, yakni dengan menampilkan kesenian ini pada acara yang dilakukan di universitas ini.

Dalam tradisi awalnya kesenian Lengger ditampilkan dalam format semalam suntuk dan hanya pada malam hari dalam bentuk tarian, nyanyian, musik tradisional, dan diselingi dengan adegan atau celetukan lucu sebagai upaya menghibur masyarakat, menggunakan bahasa lokal. Namun saat ini, formal pertunjukan telah dibuat fleksibel, tergantung dari keinginan pihak penanggap (yang mengundang) dan tidak lagi tabu untuk ditampilkan pada siang hari.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Iklan

1 Komentar

  1. AQ berkata:

    Kalau boleh tau… kesenian ini ada di jember bagian mana? Lebih tepatnya desa apa? Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: