Benyamin Lakitan

Beranda » Photography » Indonesia » Indonesia 100: Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe

Indonesia 100: Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe


Tahuna adalah ibukota Kabupaten Kepulauan Sangihe (atau dikenal juga sebagai Sangir), Propinsi Sulawesi Utara. Dapat dijangkau dari Manado dengan kapal laut atau pesawat terbang (sekitar 50 menit). Bandara Tahuna berlokasi di Naha, oleh sebab itu bandaranya dinamakan Bandara Naha, kurang dari setengah jam dari Tahuna. Perekonomian Tahuna terutama ditunjang oleh perikanan tangkap dan perkebunan (kelapa, pala, dan cengkeh). Sektor pariwisata belum berkembang walaupun potensi pariwisata bahari cukup baik. Kegiatan budidaya perikanan atau komoditas laut lainnya belum berkembang, walaupun sudah dimulai usaha Pemerintah Kabupaten dan perguruan tinggi setempat (Politeknik Nusa Utara) untuk mendorong kegiatan budidaya ini dengan melakukan penelitian dan usaha percontohan untuk budidaya kerapu dan teripang.

Foto-foto ini diambil dari dermaga pendaratan ikan, dekat Pasar Tradisional Towo’e dan dari puncak bukit Pusunge di Desa Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara. Dari puncak ini selain bisa menikmati pemandangan kota Tahuna juga dapat melihat dari relatif dekat dengan Gunung Awu. Banyak pengunjung yang datang ke bukit Pusunge ini di sore hari untuk menikmati sunset sambil makan pisang goreng yang dicocol ke sambal rica.

Jarak dari Tahuna ke puncak bukit Pusunge tidak terlalu jauh. Dari Tahuna jalan ke arah bandara Naha, kemudian belok kiri ke jalan khusus ke puncak Pusunge yang hanya dapat dilalui oleh satu mobil secara bergantian untuk yang naik dan turun bukit. Jalannya tajam mendaki dan banyak tikungan. Mobil yang mendaki perlu diprioritaskan. Oleh sebab itu, lebih aman jika mengirim kurir dulu ke puncak dengan sepeda motor sebelum mobil mulai mendaki. Namun pengunjung lokal yang sudah terbiasa, biasanya sebelum akan turun, mendengarkan dulu apakah ada suara deru bunyi mobil yang sedang mendaki, baru mulai turun jika tidak terdengan suara deru mobil yang sedang mendaki. Perlu juga diketahui bahwa lahan untuk parkir mobil di puncak bukit ini sangat terbatas.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

????????

????????

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: