Benyamin Lakitan

Beranda » Photography » Culture » Indonesia 119: Kerbau Rawa di Desa Riding, Sumatera Selatan

Indonesia 119: Kerbau Rawa di Desa Riding, Sumatera Selatan


Sebagian besar wilayah Dusun III Desa Riding, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan adalah lahan basah, lebak pematang, sehingga tidak tergenang air pada saat musim kemarau. Pada saat tidak tergenang, lahan lebak pematang ini menjelma menjadi padang pengembalaan ternak yang subur ditumbuhi rumput alami yang sesuai untuk pakan ternak. Oleh sebab itu, di lokasi ini banyak sekali dijumpai ternak kerbau. Jenis kerbau yang dipelihara disini sudah beradaptasi baik dengan kondisi lahan rawa lebak. Kerbau ini masih bisa makan rumput di dalam air pada saat lebak pematang ini tergenang air di musim hujan. Kondisi kekurangan rumput pakan ternak dapat terjadi jika lahan lebak pematang ini terlalu lama kering akibat musim kemarau panjang.

Karena kemampuannya untuk beradaptasi dengan lahan rawa ini, maka kerbau ini di Sumatera Selatan sering disebut sebagai kerbau rawa. Populasi ternak kerbau di lokasi ini ditaksir dapat mencapai sekitar seribu ekor. Namun demikian, sebagian besar ternak kerbau ini bukan milik masyarakat desa setempat. Sebagian besar masyarakat lokal hanya berperan sebagai pengembala/pemelihara kerbau dengan imbalan bagi hasil dari pemilik.

Kandang kerbau terlihat mengelompok di beberapa lokasi (membentuk klaster) di hamparan lahan pengembalaan. Ada sekitar sepuluh kandang per klaster. Di lokasi kandang ini juga dibangun pondok tempat menginap untuk para pemelihara ternak ini. Lokasi ini terkesan relatif aman dari aksi pencurian, karena tidak terlihat banyak penanda fisik pada telinga atau tubuh ternak yang dipelihara. Jalan akses menunju lokasi peternakan ini sedang dalam kondisi pembangunan/perbaikan (kondisi Mei 2014). Kemudahan akses dapat berdampak positif dan sekaligus juga negatif. Kelancaran aksesibilitas akan mempermudah pengangkutan ternak pada saat akan dijual (positif), tetapi juga dalam beberapa kasus cenderung meningkatkan aksi pencurian ternak (negatif).

Sampai saat ini kerbau masih dimanfaatkan untuk transportasi di perdesaan, terutama untuk angkutan barang, selain untuk membajak sawah. Tetapi di Dusun III Desa Riding, kegiatan ekonomi utama masyarakat adalah memelihara ternak kerbau, mengambil kayu gelam di hutan rawa, menangkap ikan rawa, dan sangat jarang yang melakukan kegiatan budidaya pertanian.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: