Benyamin Lakitan

Beranda » Photography » Culture » Indonesia 120: Kampung Nelayan Manggar, Balikpapan

Indonesia 120: Kampung Nelayan Manggar, Balikpapan


Di pinggiran kota Balikpapan, ada kampung nelayan yang sebagian besar berasal dari suku Bugis, tetapi ada juga suku Madura. Nama kampung ini adalah Manggar. Entah mengapa namanya sama dengan ibukota Kabupaten Belitung Timur. Di kampung nelayan ini juga sudah ada Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) yang dibangun oleh Pemerintah Kota Balikpapan dan merupakan UPT Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan.

Nelayan di kampung ini menangkap ikan dengan berbagai cara, termasuk menggunakan bagan apung ukuran besar. Nelayan asal Bugis menangkap ikan jauh di tengah laut, sebaliknya nelayan asal Madura lebih banyak yang menangkap ikan di pesisir pantai. Nelayan tradisional di kampung Manggar disebut ‘penjala’. Banyak juga nelayan tradisional di kampung ini yang membuat rumpon.

Hasil ikan tangkapan biasanya dibeli oleh juragan yang menyediakan sarana tangkap dan modal melaut. Juragan ini dikenal sebagai ‘penggawa darat’, sedangkan nelayan yang memimpin melaut dikenal sebagai penggawa laut. Saat angin selatan, ombak biasanya besar sehingga terlalu bahaya bagi nelayan untuk melaut. Selain itu saat bulan terang, nelayan juga tidak melaut pada malam hari, karena lampu yang digunakan untuk mengundang ikan datang menjadi tidak efektif.

Pada saat angin selatan dan terang bulan hasil tangkapan ikan laut sangat terbatas, PPI menjadi sepi. Pada kondisi seperti ini, sebagai substitusi makan petani tambak akan memanen ikan yang dibudidayakannya, misalnya ikan bandeng. Untuk mengisi waktu luang, nelayan tangkap biasanya memperbaiki jaring atau alat tangkap lainnya.

Nelayan di kampung manggar mengolah sebagian ikan hasil tangkapannya menjadi ikan asin dan produk pangan olahan seperti berbagai jenis kerupuk dan ‘amplang’.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: