Benyamin Lakitan

Beranda » Photography » Culture » Indonesia 128: Tari Kecak Bali

Indonesia 128: Tari Kecak Bali


Tari Kecak merupakan tarian kolosal yang sangat dikenal di Bali, sering ditampilkan sebagai pertunjukkan khusus maupun bagian dari acara makan malam. Semakin banyak penari yang terlibat maka semakin menarik. Dalam tarian ini juga karang ditampilkan unsur api, sehingga kadang juga disebut tari api (fire dance). Tari kecak juga dikategorikan sebagai sendratari, yakni gabungan drama dan tari, dengan menampilkan lakon pewayangan, seperti cerita Rama dan Sinta.

Uniknya, tari kecak tidak diiringi dengan musik sebagaimana kebanyakan seni tari tradisional maupun modern lainnya. Tari kecak hanya diriuhkan oleh suara mulut dan teriakan, mungkin menirukan suara monyet. Nama tari kecak diambil dari bunyi suara mulut secara kolosal tersebut.

Tari ini diciptakan dan dipopulerkan oleh Wayan Limbak pada tahun 1930-an dengan berbasis pada cerita Ramayana. Kemudian versi cerita yang lain diciptakan oleh I Wayan Dibia, yakni Kecak Subali dan Sugriwa (1976) dan Kecak Dewa Ruci (1982).

Tari kecak pada foto-foto ini diambil pada acara makan malam yang sertai tampilan budaya Bali di Hotel Nusa Dua Beach. Tidak terlalu kolosal karena panggungnya juga sempit sehingga penari tidak membentuk lingkaran utuh. Posisi meja makan di depan panggung juga tidak memberikan sudut bidik yang maksimal untuk memotret tarian ini.

Mungkin suatu saat saya akan menonton pertunjukan tari kecak yang di Uluwatu.

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

SONY DSC

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: