Benyamin Lakitan

Beranda » 2014 » September

Monthly Archives: September 2014

Slide 53: Sistem Pertanian Bioindustri Berkelanjutan


Sustainable Bioindustry

Untuk meningkatkan nilai tambah yang diperoleh dari sebidang lahan pertanian, maka pertanian di masa yang akan datang perlu digeser dari lahan untuk memproduksi komoditas pangan atau pertanian, menjadi lahan untuk menghasilkan multiproduk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.  Untuk mencapai tujuan ini, maka pertanian perlu diarahkan untuk mendukung bioindustri.  Pergeseran tujuan dan sasaran ini memerlukan dukungan teknologi yang relevan, tetapi tentu harus tetap memberi peluang agar masyarakat lokal dapat ikut berperan aktif.  Oleh sebab itu, pengetahuan tradisional dan kearifan lokal serta inovasi akar rumput perlu diposisikan sebagai acuan dalam pengembangan teknologi yang lebih maju.

Slides ini merupakan bahan presentasi pada workshop Pertanian Bioindustri Berbasis Lokal yang Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Balitbang Kemtan, di Hotel Le Meredien Jakarta, pada tanggal 26-27 September 2014.

Slides lengkapnya bisa diunduh disini: 20140927 Sistem Pertanian Bioindustri Berkelanjutan

Iklan

Sisipan 32: Pidato Pengukuhan sebagai Guru Besar Tahun 1998


Paling tidak sejak 1990-an saya sudah berkeyakinan bahwa pembangunan pertanian harus tidak hanya untuk mengejar peningkatan produksi dan produktivitas, tapi perlu dibarengi dengan upaya pelestarian fungsi ekosistem (ekologis) dan meningkatkan kesejahteraan petani (inklusif). Pandangan tentang pertanian produktif, ekologis, dan inklusif ini antara lain saya sampaikan dalam pidato pengukuhan saya sebagai guru besar ilmu pertanian pada Universitas Sriwijaya pada tanggal 29 April 1998. Dalam pidato pengukuhan ini juga saya sudah mengingatkan bahwa Indonesia tidak bisa terus menerus hanya menggantungkan produksi pangan di daratan, tetapi harus meningkatkan upaya mengelola sumberdaya kelautan sebagai sumber pangan. Sebelumnya, pada tahun 1989 saya mengorganisir seminar di Cornell University dan menulis makalah tentang pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Secara lengkap pidato pengukuhan tersebut bisa dibaca dan diunduh disini:1998 Pertanian Ekologis-Produktif yang Memberdayakan Petani

Slide 52: Inclusive and Sustainable Management of Suboptimal Lands for Productive Agriculture in Indonesia


Technically, agriculture-related colleges and research institutions in Indonesia have the required capacity to develop agricultural technology for small-scale farmers. However, agricultural technology developed in many cases are not substantially relevant to farmer’s need, or cannot be afforded by low income farmers, or requires high operational cost, or fail to compete with similar technology available in market. Indonesian universities and research institutions should reorient their research activities. Research program should be driven by real needs or actual problems faced by Indonesian farmers.

These slides were used for my keynote presentation at the 2014 Annual National Seminar on Suboptimal Lands, Palembang, 26 September 2014.

The slides can be downloaded here: Inclusive and Sustainable Management of Suboptimal Lands for Productive Agriculture in Indonesia

Slide 51: Sustainable Management of Suboptimal Wetlandsfor Strengthening Bioindustry in Indonesia


Recently, Government of Indonesia is encouraging establishment of bioindustry. This industry will require bio-materials as inputs and technology as its tool for processing inputs into outputs. The industry will not only focused on producing food products, but could also produce health products, cosmetics, biofuels, organic fertilizers, industrial chemicals, and intermediary products. Therefore, crops grown in suboptimal wetlands should no longer be solely focused on food crops. Crop selection will be more based on business prospect, environmental sustainability, and social acceptance.

These slides were used for my keynote presentation at National Seminar on ‘Sustainable Wetland Agriculture for Supporting Bioindustry’, Palembang, 16 September 2014.

The slides can be downloaded here: Sustainable Management of Suboptimal Wetlandsfor Strengthening Bioindustry in Indonesia

Sisipan 31: High-level and Forward-looking Meeting on Visionaries Unbound: The Future of Securing Livelihoods.


Around 30 selected participants with a diverse set of backgrounds and perspectives from public, private, research and non-profit sectors and from different world regions were invited to reflect on the future means people will deploy to secure the necessities of life. The meeting took place at the Rockefeller Foundation Bellagio Center in Lombardy, Italy from 4-8 August, 2014 and was jointly organized by the Rockefeller Foundation, the Development Centre of the Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) and the Economist Intelligence Unit.

Bellagio Group 20140805

%d blogger menyukai ini: