Benyamin Lakitan

Beranda » Photography » Indonesia » Indonesia 133: Agribisnis Bawang Merah di Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, NTB

Indonesia 133: Agribisnis Bawang Merah di Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, NTB


Selain Brebes di Pulau Jawa dan Enrekang di Sulawesi Selatan, Kabupaten Bima sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu sentra produksi bawang merah di Indonesia, tersebar di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Belo. Bawang merah produksi Bima dikenal berkualitas baik dengan ukuran siung yang besar. Ada dua desa/kampung penghasil bawang merah utama di kawasan sentra produksi ini yang saya kunjungi, yakni Desa Ngali dan Desa Renda. Petani asal Ngali juga sudah tersebar di beberapa desa lain di wilayah ini untuk melakukan budidaya bawang merah.

Tanaman bawang merah ini dibudidayakan di lahan sawah pada musim kemarau, dimana selama musim hujan ditanami padi. Bawang merah butuh waktu sekitar 2 bulan untuk dapat dipanen. Ditanam dari umbi yang diproduksi khusus atau disisihkan dari panen sebelumnya. Bawang dapat ditanaman tiga kali dalam setahun. Dua kali untuk dipasarkan sebagai produk konsumsi dan sekali ditanam untuk bibit. Petani Kecamatan Belo menjual umbi bibit untuk berbagai daerah lainnya, selain tentu untuk pemenuhan kebutuhan sendiri. Petani di lokasi ini perlu pembinaan dalam aplikasi pestisida kimiawi agar dapat menghasilkan bawang merah yang bebas residu pestisida.

Petani Bawan Merah Ngali 1

Petani Bawan Merah Ngali 2

Petani Bawan Merah Ngali 3

Petani Bawan Merah Ngali 4

Petani Bawan Merah Ngali 5

Petani Bawan Merah Ngali 6

Petani Bawan Merah Ngali 7

Petani Bawan Merah Ngali 8

Petani Bawan Merah Ngali 9

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: