Benyamin Lakitan

Beranda » Article » Course Materials » Dasar-dasar Agronomi 06: Penyiapan Lahan untuk Budidaya Pertanian

Dasar-dasar Agronomi 06: Penyiapan Lahan untuk Budidaya Pertanian


Kegiatan penyiapan lahan untuk budidaya pertanian yang utama adalah pengolahan tanah, yang mencakup upaya untuk penggemburan, pemecahan agregat tanah, pengadukan, dan pembalikan permukaan tanah sampai pada kedalaman tertentu, dengan mempertimbangkan kedalaman sistem perakaran tanaman yang akan dibudidayakan. Pengolahan tanah dapat dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana, atau dengan bantuan tenaga hewan, atau dengan menggunakan peralatan dan mesin pertanian. Traktor digunakan pada awal 1900-an. Pilihan cara pengolahan tanah tergantung pada luas lahan yang dikelola, kondisi permukaan lahan, keberadaan bebatuan pada lapisan atas tanah, kemampuan finansial petani, dan derajat konservasi yang diinginkan.

Manfaat pengolahan tanah antara lain adalah [1] untuk memperbanyak atau memperbesar total volume rongga/pori tanah. Dengan demikian maka aerasi tanah dan drainase lahan semakin baik, sehingga pasokan oksigen untuk metabolisme akar menjadi lebih lancar; [2] Mengaduk sisa tanaman secara merata ke dalam tanah sebagai sumber bahan organik dan unsur hara tanaman; [3] Mengurangi resistensi tanah sehingga penetrasi akar dan pembesaran umbi menjadi lebih mudah; dan [4] Mengurangi organ atau bagian jaringan gulma yang tersisa di dalam tanah sehingga mengurangi potensi gangguannya terhadap pertumbuhan tanaman, berarti juga mengurangi biaya untuk pengendalian gulma selama periode budidaya tanaman.

Selain kemanfaatannya, pengolahan tanah jika tidak dilakukan secara tepat juga dapat berdampak negatif. Misalnya: [1] Mempercepat evaporasi dari permukaan tanah dan mengurangi kapasitas tanah dalam menyimpan air, sehingga ketersediaan air tanah cepat berkurang; [2] Berpotensi meningkatkan laju erosi permukaan, terutama pada lahan-lahan miring; dan [3] Berpotensi meningkatkan sebaran residu agrokimia (pestisida dan pupuk) ke lingkungan sekitar melalui surface runoff, termasuk ke perairan sekitarnya.

Bahan lengkap untuk topik ini dapat dilihat dan diunduh disini: Materi 06 Dasar-dasar Agronomi

Iklan

1 Komentar

  1. danu adji berkata:

    terimakasih bapak, mohon sekali kepada bapak untuk memberikan dukungan saya untuk kontes seo pada artikel ini Agroteknologi.web.id ini blog pertanian lengkap dan terupdate pak terimakasih salam kenal dan sukses selalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: